5 Hal Yang Salah Tentang Anak Berkebutuhan Khusus

Apa sih anak berkebutuhan khusus itu ?

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki keterbatasan dalam segi fisik, intelektual maupun social emosi. Meskipun begitu, mereka sama saja dengan kita satu derajat di mata Tuhan, tapi masih banyak nada-nada negative tertuju pada mereka. Bahkan masih banyak yang menganggap anak abk adalah pembawa sial!

anak dengan kebutuhan khusus

Sekarang mari kita lihat apa aja sih yang salah tentang ABK (Anak Kebutuhan Khusus)

1. Kutukan Tuhan

kutukan

Kadang kita  masih menganggap bahwa kelainan yang diderita anak berkebutuhan khusus adalah kutukan dari Tuhan, tapi kalau kita berpikir jernih Tuhan tidak mungkin menciptakan umatnya dengan dasar kutukan. Manusia itu diciptakan sebagai makhluk terbaik, yang tertera dalam surat At-Tin ayat 4: “ Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya” . Jadi kawan, jangan pernah menghakimi kalau mereka adalah kutukan Tuhan.. kita semua sama 🙂

2. Orang Gila

orang gila

Ga jarang orang menganggap anak berkebutuhan itu orang gila. Kenapa ? karena mungkin melihat dari segi fisik dan tingkah laku anak berkebutuhan itu sendiri. Tapi kalau kita dalami lagi apa itu gila dan berkebutuhan khusus tidak sama dengan orang gila, meskipun ada beberapa kelainan yang berhubungan dengan mental (retardasi mental dan gangguan emosi) namun sekali lagi itu tidak ada hubungannya dengan gila.. anak berkebutuhan khusus sendiri sering berperilaku “berbeda” dengan anak lainnya karena pola pikir mereka yang unik.

3. Ga Bisa Apa-apa

South Africa's Oscar Pistorius starts his men's 400m round 1 heats at the London 2012 Olympic Games at the Olympic Stadium

Anak Cacat bisa apa sih ?

Masih banyak masyarakat yang berpikir anak berkebutuhan khusus ga bisa apa-apa, tapi kalo kita buka mata, telinga dan hati kita bakal takjub sama kelebihan yang  mereka miliki. Masih inget ga sama Stevie Wonder ? ya, beliau seorang musisi legenda yang memiliki keterbatasan penglihatan ( tunanetra) tapi jangan salah lho meskipun memiliki kekurangan tapi beliau menunjukkan kelebihannya sehingga beliau mendapatkan piala Oscar. Lalu ada Ludwid Van Beethoven, Ludwid adalah seorang composer terbaik setelah Wolfgang A. Mozart, beliau adalah penyandang tunarungu (pendengaran) namun mampu membuktikan diri bahwa keterbatasan tidak menghalangi sebuah kreatifitas, dan menjadi legenda dunia.  Masih bisa mikir kalo anak berkebutuhan khusus ga bisa apa-apa ga ?

4. Anak Berkebutuhan Khusus Bukan Lagi Anak Cacat

kebutuhan khusus

Sebutan anak cacat di Indonesia sekarang tidak dipergunakan lagi karena “cacat” dirasa masih kasar untuk penyebutan yang memiliki kelainan. Penggunaan kata “anak berkebutuhan khusus” ini merupakan sebuah bentuk pergeseran kata yang disebut ameliorasi. Penggunaan kata anak berkebutuhan khusus ini ditujukan agar anak penderita kecacatan memiliki semangat yang lebih berkobar.

5. Ga Perlu Sekolah

anak khusus

Siapa Bilang anak berkebutuhan khusus itu ga perlu sekolah ?

Sekolah itu sendiri penting bagi setiap orang, tanpa kecuali. Seperti yang tertera dalam UUD 1945 “ …mencerdaskan kehidupan bangsa…” jadi,  sudah jelas kalau anak berkebutuhan khusus harus mendapat pendidikannya. Namun masyarakat kita masih menganggap bahwa anak berkebutuhan khusus ga perlu sekolah karena ga akan menghasilkan apapun, padahal sekolah berguna untuk kelangsungan kehidupannya kelak karena disekolah di ajarkan bina diri (kemandirian) dan keterampilan lain yang bisa dijadikan mata pencaharian. Sekolah itu penting kan ?

 

 

Kawan..buka mata, telinga dan pikiranmu!

Semua orang memiliki kekurangan, dan setiap kekurangan yang dimiliki pasti berbeda.. hargailah orang lain dan bersyukurlah atas dirimu.. dan ingatlah setiap anak itu anugrah 🙂

 

 

-Penulis Vivi Khaerunnisa

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *