Motivasi Dari Tanah Liat

Ketika sesi rapat organisasi yang saya ikuti saya terinpirasi dari sebuah kisah yang diceritakan oleh salah satu petinggi di organisasi tersebut bercerita bahwa :

Tanah Liat

ruangkumemajangkarya.wordpress.com

ruangkumemajangkarya.wordpress.com

yang entah itu asalnya dari mana, yang jelas tanah liat ini adalah tanah liat pilihan yang di ambil paksa dari bumi, diambil paksa dari tempat singgahnya, diambil paksa dari tempat nyamannya, ketika tanah liat tersebut lagi enak-enaknya berada di titik nyaman, kita sebagai tanah liat malah diambil paksa dari singgah sana kenyamanannya

Tanah liat tersebut kemudian di banting dan ditekan-tekan

rri.co.id

rri.co.id

Setelah tanah liat diambil paksa dari tempat peristirahatan paling nyaman, kemudian tanah liat tersebut dibanting kesebuah nampan entah itu nampan bagus atau jelek, tanah liat tersebut di banting dengan sekeras mungkin, tak hanya di banting tanah liat tersebut juga ditekan-tekan mendapat tekanan yang begitu amat sangat berat, lalu sang tanah liat pun meronta kesakitan tanpa ada yang memperdulikannya

Tak hanya ditekan dan dibanting tanah liat itu diputar-putar

www.satuharapan.com

www.satuharapan.com

Setelah Mendapatkan begitu banyak tekanan yang besar dan mendapatkan rasa sakit yang amat sangat sang tanah liat harus di putar-putar, tak hanya dapat tekanan dan rasa sakit tanah liat itu pun harus merasakan begitu pusing karena di putar-putar lalu iapun berkata “kenapa harus saya yang mendapatkan hal menyakitkan ini Kenapa bukan orang lain saja” pertanyaan itu masih belum terjawab  karena waktu belum membolehkan pertanyaan itu menjawabnya

penderitaan Tanah liat masih belum Selesai tubuhnya yang coklat harus dibakar

www.tneutron.net

www.tneutron.net

Tak hanya sampai disitu, penderitaan tanah liat masih belum berhenti, ia masih harus dibakar dengan api yang sangat panas, tanah liat masih terus meronta kesakitan. Dikepalanya masih banyak pertanyaan yang belum dijawab

Dan akhirnya tanah liat tersebut berubah jadi sebuah kerajinan tangan yang indah

pixabay.com

pixabay.com

dan tanah liat ini pun berharga jual mahal dan tanah-tanah yang lain iri ingin seperti sang tanah liat tersebut

Apa artinya kisah tersebut bagi kita?

Sebenarnya kita dan tanah liat itu sama, sama-sama kita harus diambil paksa dari zona nyaman kita jika mau berubah menjadi hal yang baik jangan berhenti di situ jangan karena tempatnya sudah nyaman lantas kalian tidak mau berubah menjadi yang lebih baik

 

Dan kita harus dapat rasa sakit, tekanan dan pusing dulu untuk berubah ke hal yg baik, karena perubahan itu tidak mudah dan masih banyak rintanganya jadi harus kuat menjalaninya

 

dan kita pun harus di bakar untuk apa? untuk menguatkan tekat kita untuk berubah, dibakar ini bukan dalam arti di bakar beneran tapi di bakar semangatnya agar kita kuat tidak gampang pecah dalam menghadapi masalah

 

setelah semua itu terlewati maka harga jual kita sebagai manusia akan lebih mahal, derajat kita sebagai manusia akan terangkat karena kita mau berjuang ke arah yang lebih baik 😛

 

 

 

-Karya Dwi Gumelar

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *