Pahamilah Wanita

Pahamilah Wanita

Nama saya Riska Sevikasturi, biasa dipanggil Riska/Sevi (untungnya jarang ada yang memanggil saya kasturi haha). Saya berumur 18 tahun lebih 5 bulan, barangkali pengen tau tanggal lahir saya 9 September 1996 (barangkali nanti ada yang mau kirim kado kerumah yaa haha boleh banget). Saya seorang mahasiswi semester 2 jurusan kesehatan disalah satu perguruan tinggi swasta dicirebon.

Disini saya mau bercerita tentang pengalaman saya setelah beberapa bulan merasakan bangku kuliah dengan mata kuliah yang ‘sangat bermanfaat’ untuk orang lain terutama untuk diri saya pribadi juga. Mengapa saya bilang ‘sangat bermanfaat’ terutama untuk diri saya pribadi? karena saya merasa beruntung bisa merasakan,menikmati mata kuliah tersebut, dengan berbagai mata kuliah itu saya semakin lebih tau apa yang ada dalam diri saya, apa yang saya butuhkan, apa yang memang seharusnya saya tau. Dari yang tadinya saya anggap itu hanya bagian sepele yang kadang terabaikan, ternyata itu adalah hal yang sangat penting.

Saya seorang wanita (asli di KTP juga keterangannya Perempuan kok wkwk), mata kuliah di jurusan yang saya ambil ini mayoritas memang membahas wanita (walaupun saya juga harus mempelajari janin,bayi, balita, anak-anak, remaja, ibu-ibu/bapak-bapak, manula) tapi memang terfokus ke ibu dan bayi.

Kalian pasti dilahirkan oleh seorang ibu kan? Ibu kalian wanita kan? Yang sudah mengandung, melahirkan, menyusui, merawat dll. Kita semua tau ibu kita memang sangat hebat. Bukan ibu saja yang hebat, tapi semua wanita diseluruh dunia ini memang hebat, tapi lebih tepatnya wanita itu unik. Wanita mengalami fase-fase dimana oleh para pria dipandang rumit/ribet padahal bagi wanita itu adalah proses yang alami yang memang seharusnya terjadi sebagai wanita misalnya fase menstruasi, hamil, melahirkan, menyusui. Disini saya akan membahas wanita unik pada fase kehamilan.

Coba apa yang kalian lihat dari seorang ibu hamil? Mungkin jawabannya “gendut, bawel, manja, sering mual-mual, ngidam yang aneh2 (wah banyak deh pokoknya)”. Dengan melihat itu, apa kalian pernah membayangkan apa yang ada difikiran ibu hamil kenapa ibu hamil terkeran jadi rewel?. “…(jawab sendiri aja)”. Kita harus tau (terutama pria) karena dia adalah yang bakal menjadi suami yang mendampingi istrinya termasuk pada masa hamil.

Harus tau wanita yang sedang hamil pasti sedikit/banyak mengalami ‘kegalauan hati’ (cieelahh), mengalami kecemasan/ketakutan (takut terjadi sesuatu pada janin yang sedang dikandung, takut bentuk badannya tak langsing lagi, takut suaminya berpaling karena dia hamil, dan takut akan persalinan dll) walaupun disisi lain wanita tersebut sangat bahagia menanti hadirnya sibuah hati dan senang karena akan menjadi orang tua. Pria harus tau harus mengerti dan memahami bahwa wanita pada masa itu memang sangat butuh perhatian yang lebih. Pria seharusnya bisa mencoba merasakan bagaimana keadaaan istri yang sedang mengandung, harus bisa lebih menyayangi lagi dari sebelumnya, jangan malah main kesana kemari yang tidak jelas.
Tidak ada maksud lain saya menulis catatan ini. kenapa saya menulis ini, apa alasan saya sedikit menjelaskan keadaan psikologis wanita yang sedang hamil adalah saya hanya ingin berbagi nasehat dari dosen saya yang begitu menginspirasi, untuk para wanita yang masih mencari pasangan, carilah pasangan yang dia (pria) mencintai anda sepenuhnya, bukan anda (wanita)  yang terlalu mencintainya. Karena jika anda mengejar-ngejar orang yang tidak begitu cinta dan sayang kepada anda, bisa anda bayangkan bagaimana perlakuannya terhadap anda ketika anda hamil (mungkin dia memberikan perhatian yang biasa-biasa saja).
memahami wanita

memahami wanita via angel.ge

Tapi sebaliknya,  jika anda dicintai dengan sepenuh hati oleh seorang pria walaupun anda tidak begitu mencintainya, anda juga bisa membayangkan ketika anda hamil perlakuan apa yang akan dia lakukan kepada anda (pasti lebih waw menunjukkan perhatian dan rasa cintanya yang lebih dari sebelumnya). Hehe.. tapi keputusan memang dipribadi masing-masng individu terserah para wanita memilih yang seperti apa karena memang yang lebih baik adalah ketika sama-sama saling sangat mencintai dan menyayangi (tapi itu jarang ditemukan). Awalnya pasti ada salah satu yang mendominasi rasa cinta dan sayang tersebut entah si pria/ si wanitanya. Terimakasih.. mohon maaf bukan apa-apa hanya sharing saja Jlove you all

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *