Untuk Kamu Yang Selalu Membuang Waktu

Hy guys, ada yang tahu berita tentang anak sekolah yang melakukan tindakan kekerasan pada temannya nggak? Atau kasus para siswa yang melakukan tawuran dan sampai memakan korban? Hm… meningkatnya pergaulan bebas? Penyalahgunaan obat-obat terlarang? Para pejabat yang melakukan tindakan korupsi? Bahkan kasus yang ada di sekitar kita atau mungkin kita pernah melakukannya? Apa yaaaaa? Yup, mencontek.

malesbanget.com

malesbanget.com

Kira-kira apa sih yang menjadi penyebab itu semua? Dari sekian banyak alasan yang menjadi faktor peyebab itu, ada satu hal yang paling crusial yaitu kurangnya pengetahuan maupun penananman pendidikan karakter yang seharusnya mereka miliki dan aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan profesi mereka masing-masing.

http://bloggersmart.net

http://bloggersmart.net

Pendidikan karakter merupakan pendidikan budi pekerti yang sangat penting untuk kita semua karena dapat mengatasi serta mengurangi krisis moral yang sedang dilanda oleh negeri kita tercinta, Indonesia. Sehingga, penanaman nilai-nilainya pun harus dilakukan sedini mungkin. Hal ini pun didukung oleh para ahli  yang menyatakan bahwa pendidikan karakter harus diterapkan sejak usia dini, remaja bahkan dewasa, sehingga dapat membentuk karakter seseorang menjadi lebih memiliki nilai dan moral. Pendidikan karakter ini kita dapatkan dari keluarga, sekolah dan masyarakat dalam bentuk pengetahuan, penanaman rasa kecintaan kita terhadap berbuat kebaikan lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

pustakadigitalindonesia.blogspot.com

pustakadigitalindonesia.blogspot.com

Bagaimana tidak? Pertama, keluarga sangat berperan penting dalam penanaman nilai-nilai karakter karena keluarga merupakan tempat pertama seseorang melihat, mendengar dan berbicara atau yang lebih konkretnya keluarga merupakan tempat pertama seseorang belajar tentang dirinya maupun dunia sekitar. Seluruh anggota keluarga harus menyadari hal tersebut sehingga mereka dapat menanamkan dan memberi contoh teladan yang baik untuk anak. Misalnya, menanamkan sifat-sifat mulia seperti kejujuran, keterpercayaan, tanggung jawab, keterbukaan dan lain sebagainya. Dengan adanya sifat keterbukaan kepada anggota keluarga, seorang anak akan selalu menceritakan apa yang sedang di alaminya dan tidak dipendam sendiri sehingga semua masalah dapat terselesaikan dengan baik. Masalah yang ada, tidak di lampiaskan kepada hal-hal yang negatif seperti pemakaian obat-obatan terlarang.

komunitas.bukalapak.com

komunitas.bukalapak.com

Nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarga selanjutnya dilakukan pula oleh lembaga pendidikan formal atau sekolah. Dimana sekolah harus berusaha untuk membangun suatu kultur yang mampu membentuk karakter seorang anak yang dibantu dan didukung oleh semua komponen sekolah agar nilai karakter yang dimiliki dari pendidikan informal sebelumnya dalam keluarga semakin terbentuk dan terbatinkan dalam diri anak. Seperti yang kita tahu, bahwa kegiatan-kegiatan yang dibentuk oleh sekolah seperti mewajibkan diikutinya ekstrakurikuler akan membentuk karakter yang lebih bertanggung jawab, disiplin maupun rasa saling menghargai pada anak. Waktu anak pun akan lebih bermanfaat tidak digunakan untuk berkumpul untuk hal yang tidak berguna atau yang biasa dikenal dengan “nongkrong” atau “kongkow”.

smkm-loajanan.blogspot.com

smkm-loajanan.blogspot.com

Disini, lingkungan sekolah dibantu oleh lembaga di luar pendidikan seperti masyarakat. Sudah terbukti bahwa faktor lingkungan termasuk faktor yang sangat mempengaruhi budi pekerti ataupun karakter seorang anak. Dengan siapa seorang anak bergaul, dimana dia menghabiskan waktunya bersama teman-temannya. Jika seorang anak bergaul dengan orang yang malas belajar, tidak dapat dipungkiri bahwa decsrs sadar atau tidak anak tersebut sedikit banyak akan terpengaruh dan terbawa. Jadi, seorang anak yang sudah memiliki dan ditanamkan nilai-nilai karakter seharusnya sudah memiliki kesadaran dan bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

https://inasthea.wordpress.com/page5

https://inasthea.wordpress.com/page5

So guys, tugas kita nih sekarang sebagai generasi penerus dan pelurus bangsa untuk bisa merealisasikan nilai budi pekerti yang sudah kita dapatkan dalam kehidupan nyata. Fikir deh, buat apa juga kita ngelakuin hal-hal yang ngga bermanfaat bahkan malah ngerugiin diri kita sendiri dan orang lain? Waktu kita terlalu berharga untuk cuma sekedar “nongkrong” dan “kongkow” 🙂

Semangat guys 😉

 

 

 

-karya Tsaqillah Mumtajh

 

 

 

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *